FRAKSIPKSKOTABEKASI.ID – Usai melaksanakan agenda rapat bersama dengan Bapenda Kota Bekasi dan Komisi III DPRD Kota Bekasi, Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi yang juga merupakan Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi Saifuddaulah menyoroti perihal belum tercapainya target Penerimaan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.
Kepala Bapenda Kota Bekasi, Solikhin juga mengakui bahwa capaian saat ini masih tertinggal sekitar 10 persen dari target yang seharusnya pada bulan September.
“Artinya ada disparitas, selisih hampir 10 persen. Maka kita akan lakukan akselerasi,” ujarnya pada Senin (15/09/2025) seperti dikutip dari harian Radar Bekasi.
Terkait hal tersebut Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Saifuddaulah mendorong agar Bapenda Kota Bekasi perlu serius mengoptimalkan pajak daerah.
Terlebih jika melihat tren penerimaan retribusi daerah yang saat ini telah mencapai 80,93 persen, hal ini menurutnya sebagai catatan positif.
“Dari target retribusi cukup bagus potensinya bisa sampai 107,9 persen sampai Desember. Kalau meningkat bisa tembus 110 hingga 115 persen,” ungkapnya.
“Sebaliknya, sektor pajak daerah dinilai kritis. Dari target Rp 3,5 triliun, realisasi baru sekitar Rp 2 triliun. Jika tren tak berubah, realisasi dperkirakan hanya 75,46 persen hingga akhir tahun.
“Untuk mengejar kekurangan tersebut, saya mendorong agar Bapenda lebih agresif turun ke lapangan menyisir wajib pajak yang menunggak, serta mengoptimalkan pajak perhotelan dan restoran yang sejauh ini masih rendah realisasinya,” beber Politisi PKS tersebut.
“Kalau ada perubahan signifikan di tiga bulan terakhir, 80 persen sudah bagus,” pungkasnya. (Rdk)
