FPKSDPRDKOTABEKASI.ID – Anggota DPRD Dapil Kota Bekasi 3 yang meliputi Mustikajaya, Rawalumbu, dan Bantar Gebang dari Fraksi PKS, Alimudin menyampaikan rasa duka citanya dan prihatin yang mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi di SPBE Kel. Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, pada Rabu malam (01/04/2026) lalu.
“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan ketabahan, kesabaran, kekuatan, serta kesembuhan bagi para korban yang sedang dirawat dan keluarga yang terdampak, mendapat ganti rugi yang lebih baik, aamiin,” ujarnya.
Ketika menjenguk salah satu korban yang bernama Sapta di IGD RS Citra Rafiq, Cikiwul, Bantargebang, yang kondisinya 62% luka bakar. Bahkan ada yang alami luka bakar hingga 92% yang dirawat di RS Primaya Timur.
Jumlah korban terdampak sebanyak 20 orang (4 korban dari pegawai SPBE dan 16 korban warga pemukiman sekitar SPBE) yang dipicu kebocoran Gas saat proses pengisian tabung, dan tidak ada korban meninggal seperti keterangan yang disampaikan oleh Alimudin.
“Kejadian ini menjadi pembelajaran dan evaluasi untuk kita semua terutama bagi Pemerintah Kota Bekasi, hal ini supaya tidak terulang kembali kejadian serupa,” tegasnya.
Alimudin juga mendorong supaya Pemkot Bekasi dalam hal ini Disnaker sebagai mitra kerja Komisi IV DPRD Kota Bekasi, untuk lebih intens dalam pengawasan seperti penetapan standar dan regulasi, serta jaminan sosial tenaga kerja.
“Lakukan inspeksi dan pengawasan langsung, hal ini untuk memastikan kepatuhan terhadap penerapan sistem keselamatan kerja, dan evaluasi keamanan lingkungan kerja,” imbuhnya.
Tak hanya itu pihaknya juga mendorong agar pemberian edukasi dan pembinaan kepada perusahaan mengenai prosedur keselamatan yang benar harus terus dilakukan, serta penegakan sanksi yang dianggap berisiko tinggi bagi keselamatan bersama.
“Dan dalam waktu dekat ini, kami akan memanggil Disnaker untuk pembahasan dan evaluasi atas peristiwa kebakaran ini,” pungkasnya. (Rdk)
