FPKSDPRDKOTABEKASI.ID – Dalam video berdurasi 21 detik terkait longsornya turab di Perumahan Pinewood blok A5, Jatisari, Jatiasih warga merekam detik-detik kejadian tersebut.
“Longsor-longsor, ya Allah, ya Allah, ayo-ayo, bapak-bapak mohon bantuan, listrik di pos mohon dimatikan dulu, kena kabel,” ujar suara dalam rekaman tersebut.
Usai kejadian tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, dari Fraksi PKS, Latu Har Hary yang mendapatkan informasi terebut langsung meninjau ke tempat kejadian.
Tak hanya satu, ternyata terdapat dua kejadian pertama longsor, kedua kantor sekretariat RW di Jatiasari yang rusak akibat diterjang angin kencang saat hujan.
Kondisi tersebut langsung direspon pada Rabu (15/4/2026), pihaknya langsung berkomunikasi dengan Kepala Dinas BMSDA untuk memberikan penanganan terkait kondisi tersebut.
Melihat dilokasi, dewan yang akrab disapa Bang Jampang ini menilai bahwa jika turab tersebut kembali dibangun maka akan semakin tinggi yang mungkin tidak kuat menahan beban tanah apabila kondisi hujan tiba kembali.
“Ini kalau dibikin turab lagi (diperbaiki) dalam bentuk turab malah semakin bahaya ya,” ujarnya saat di lokasi.
“Jadi lebih tinggi kondisinya, malah lebih rawan,” imbuhnya.

Saat di kantor sektratariat RW pihaknya meliat kondisi kantor yang plafonnya banyak terlepas akibat angin yang kencang saat hujan.
“Anginnya gede Bang Dewan, luar biasa anginnya,” ujar warga yang menemani.
Usai peninjauan tersebut, kejadian di lingkungan langsung direspon oleh Dewan PKS, pihaknya berkoordinasi cepat kepada Dinas BMSDA.

Dan setelah itu dinas terkait hadir untuk merespon dan memberikan solusi atas permasalahan yang tengah dihadapi warga setempat.
“Alhamdulillah dinas terkait sudah datang, membersihkan semuanya, dan kedepannya akan dibuatkan bronjong dari bambu sebagai penahan alami,” ujar Latu.
“Hal ini dilakukan karena tidak memungkinkan untuk dibuatkan turab dengan kondisi kontur tanah yang seperti itu,” pungkasnya. (Rdk)





