FPKSDPRDKOTABEKASI.ID – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Bekasi tahun 2026 resmi dimulai dengan dinamika yang cukup tinggi.
Berdasarkan data terbaru, tercatat sudah ada 16 ribu akun yang terdaftar dalam sistem SPMB.
Angka ini mencerminkan besarnya antusiasme sekaligus kecemasan para orang tua murid di Kota Bekasi yang sedang berjuang demi kelanjutan pendidikan anak-anak mereka.
Menanggapi fenomena tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, dari Fraksi PKS, Siti Mukhliso, memberikan perhatian mendalam.
Menurutnya, di balik angka belasan ribu tersebut, ada realita perjuangan dan beban psikologis yang nyata dirasakan oleh para orang tua.
“Di balik angka itu, ada ribuan orang tua yang sedang berjuang, berdoa, dan berharap yang terbaik untuk anak-anaknya. Ada yang khawatir soal zonasi, bingung mengurus berkas, takut terlambat, hingga cemas anaknya tidak diterima di sekolah impian,” ujar Siti Mukhliso pada Selasa (02/06/2026).
Fokus pada Kesehatan Mental Anak
Politisi perempuan Partai Keadilan Sejahtera ini juga mengingatkan masyarakat khususnya para orang tua agar tidak terjebak dalam ambisi berlebih yang justru bisa merusak keharmonisan keluarga. Ia menekankan bahwa kualitas hubungan antara orang tua dan anak jauh lebih berharga daripada status sekolah.
“Sekolah memang penting, tetapi anak jauh lebih penting. Jangan sampai proses SPMB membuat rumah dipenuhi tekanan, kemarahan, dan kecemasan. Anak-anak bukan mesin kompetisi. Mereka adalah amanah yang membutuhkan dukungan, ketenangan, dan kasih sayang dari orang tuanya,” tegas Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi tersebut.
Ajakan untuk Jujur dan Berhati Lapang
Siti Mukhliso mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua di Kota Bekasi, untuk menghadapi proses seleksi ini dengan kepala dingin dan menjunjung tinggi integritas. Ia mengimbau agar segala persiapan dokumen dilakukan dengan baik dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“Mari siapkan dokumen dengan baik, ikuti aturan dengan jujur, dan dampingi anak-anak dengan hati yang lapang. Karena pada akhirnya, keberhasilan bukan hanya tentang diterima di sekolah tertentu. Tetapi tentang tumbuhnya anak-anak yang berakhlak baik, sehat mentalnya, bahagia menjalani prosesnya, serta siap menyongsong masa depannya,” tambah Siti.
Menutup keterangannya, Siti Mukhliso berharap agar pelaksanaan SPMB Kota Bekasi tahun ini dapat berjalan dengan transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
“Semoga SPMB 2026 berjalan jujur, adil, dan memudahkan seluruh masyarakat Kota Bekasi. Semoga Allah memberikan jalan terbaik untuk anak-anak kita,” pungkasnya. (Rdk)





