Fraksi PKS Dorong Tingkatkan Peran Litbang di Pemerintah Kota Bekasi

FPKSDRPDKOTABEKASI.ID – Dalam rapat kerja Komisi II di gedung DPRD Kota Bekasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Selasa (09/02/2021) terungkap bahwa alokasi dana penelitian pengembangan daerah di dinas tersebut hanya sebesar 3% dari seluruh anggaran yang diberikan pada dinas tersebut.

Daradjat menyampaikan terkait permasalahan di atas, “Hal ini sangat disayangkan karena semestinya perlu ditingkatkan, mengingat masih banyak permasalahan  kompleks dalam proses layanan dan pembangunan di Kota Bekasi yang perlu ditingkatkan dan dipecahkan lagi.”.

Bacaan Lainnya

“Dinas Bappelitbangda perlu mengoptimalkan perannya dalam proses perencanaan pembangunan dan penelitian pengembangan sebagai pendukung akselerasi proses pembangunan yang efektif dan efisien di Kota Bekasi.” tambahnya.

Ada banyak input yang bisa digunakan sebagai triger dan identifikasi bagi proses penelitian dan pengembangan untuk mendukung akselerasi efektifitas proses realisasi layanan di seluruh SKPD.

Menurut Daradjat informasi semisal diperoleh dari feedback atau respon balik dari seluruh SKPD, terkait permasalahan dan hambatan yang dialami selama proses layanan.

Selain itu keluhan layanan dari masyarakat, para pelaku usaha, dan sebagainya, terkait perlunya peningkatan proses-proses layanan SKPD termasuk pula benchmark atau studi banding dari keberhasilan dan success story pemerintah daerah lain atas suatu penanganan urusan dan sebagainya juga bisa dijadikan trigger dan identifikasi.

“Bahkan bila diperlukan, program  survei kepuasan layanan (customer satisfaction survey) terhadap masyarakat dan SKPD bisa digulirkan untuk mengidentifikasi potensi peningkatan kinerja dana layanan yg diperlukan.” terang Daradjat.

Disisi lain Fraksi PKS mengapresiasi atas capaian prestasi yang telah ditorehkan oleh Litbang kota Bekasi saat berkompetisi dan memenangkan konvensi ditingkat Kemendagri dan diberikan award DID (Dana Insentif Daerah) sebesar 3 Milyar atas keberhasilannya dalam pengelolaan ATHB (Adaptasi Tatanan Hidup Baru) serta Innovasi Government Award (IGA).

“Kedepannya keberhasilan tersebut perlu ditingkatkan lagi dan diharapkan Dinas Bappelitbangda dapat lebih besar lagi memberikan kontribusi solusi pembangunan dan layanan, serta menjadi think-tank maupun problem solver atas permasalahan dan efektifitas proses pembangunan di Kota Bekasi.” pungkas Daradjat.

Pos terkait