Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi: Kalau Tidak Mampu Kelola Bantar Gebang Tutup Saja

Bantar Gebang

FPKSDRPDKOTABEKASI.ID – Terkait dengan kejadian musibah longsor yang terjadi pada Minggu (8/3/2026) di TPST Bantar Gebang, Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary mendesak Pemerintah Kota Bekasi dan juga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera menindaklanjuti penanganan musibah longsor yang terjadi.

“Terutama kepada para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang terluka untuk bisa ditangani dan diberikan santunan yang layak secepatnya. Kejadian longsor untuk yang sekian kalinya harus menjadi warning yang menandakan buruknya penanganan dan pengelolaan sampah di TPST Bantar Gebang dan juga Sumur Batu,” ujar Latu.

Bacaan Lainnya

“Kami di Komisi II akan memanggil Dinas Lingkungan Hidup dan juga pihak-pihak terkait untuk membahas permasalahan ini sampai tuntas, karena masyarakat yang tinggal di Bantar Gebang butuh kejelasan terkait pengelolaan dan penanganan sampah yang ada di TPST baik di Bantar Gebang dan juga Sumur Batu,” tegas Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, S.Sn., dalam Agenda Save Bantar Gebang

Pihaknya juga mendesak agar Pemerintah DKI Jakarta juga harus hadir untuk melihat langsung bagaimana sesungguhnya kondisi TPST di Bantar Gebang.

“Jangan cuma ketika mereka merasa sudah memberikan dana bandek untuk Pemerintah Kota Bekasi lantas mereka berlepas tangan terkait dengan permasalahan yang ada,” tandasnya.

“Kalau memang Pemerintah Kota Bekasi tidak sanggup untuk mengelola sampah yang ada di Bantar Gebang lebih baik Bantar Gebang kita tutup saja karena kita sudah lelah dengan permasalahan sampah yang ada di Bantar Gebang ini,” ungkap Latu.

Tak hanya itu pihaknya juga mengevaluasi perihal penyaluran dana yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bekasi kepada masyarakat karena hal itu tidak sebanding dengan penderitaan yang dialami oleh warga Bantar Gebang dan juga warga yang terdampak pencemaran dan berbagai hal lainnya.

“Kita tidak butuh kiriman sampah dari DKI, yang kita butuhkan adalah bagaimana kita mampu memulihkan ekologi lingkungan yang ada di Bantar Gebang dari dampak buruknya pengelolaan sampah disana,” pungkas politisi Partai Keadilan Sejahtera ini. (Rdk)

Pos terkait