FPKSDPRDKOTABEKASI.ID – Kebakaran SPBE Cimuning yang terjadi pada Rabu (01/04/2026) lalu menjadi sorotan bagi berbagai pihak.
Tak terlepas Anggota Dewan Dapil Kota Bekasi 3 yang meliputi, Mustikajaya, Bantar Gebang, dan Rawalumbu, Siti Mukhliso. Pihaknya hadir pada Jum’at (03/04/2026) di lokasi terbakarnya SPBE Cimuning, Mustikajaya.
“Hari ini saya berkesempatan hadir di lokasi musibah terbakarnya SPBE Cimuning, saya juga mengunjungi posko gabungan TNI, POLRI, dan pemerintah setempat,” ujarnya sambil menyalurkan bantuan berupa logistik yang dibutuhkan masyarakat dan uang tunai.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur, baik TNI, POLRI, dan pemerintah, lurah, camat, yang sudah cepat bereaksi memberikan perhatian, kepedulian, dan bantuan kepada warga. Saya berharap sehingga mudah-mudahan semua bisa cepat teratasi, walau pun pastinya butuh proses panjang, untuk menyembuhkan warga,” bebernya.
Pihaknya juga mengatakan, bahwa ia menyempatkan diri untuk bercengkrama bersama dengan para korban yang tertimpa musibah kebakaran tersebut.
“Mereka mengalami trauma, dan ini harus menjadi perhatian. Mengapa, karena biasanya musibah di awal, banyak sekali perhatian, tetapi ketika hari-hari selanjutnya itu menjadi titik lemah, perhatian menurun terhadap para korban,” ungkapnya.
Aleg PKS ini berharap agar pemerintah tetap bisa memberikan perhatian yang cukup, yang baik dan maksimal, sampai betul-betul seluruh warga yang menjadi korban dapat kembali pulih dari traumatis terhadap peristiwa yang mereka alami.
“Yang pastinya juga, ini menjadi evaluasi besar untuk Pemerintah Kota Bekasi, terkait dengan masalah perizinan perusahaan yang beresiko tinggi yang ada di tengah masyarakat, harus benar-benar dikaji ulang, dan semoga hal seperti ini bisa bisa menjadi pelajaran yang mahal, agar menjadi catatan penting, dan sekali lagi tidak boleh terulang di masa depan. Apakah itu perizinannya, mekanisme atau sistem penerapan dan pengelolaan K-3 nya, dan berbagai hal yang harus menjamin keselamatan dan kesehatan bagi masyarakat harus betul-betul di investigasi secara menyeluruh,” pungkasnya. (Rdk)
