Alimudin: Mustikajaya Terancam Banjir Tumpukan Sampah Pasca Banjir dan Belum Dirapihkan

FRAKSIPKSKOTABEKASI.ID – Puluhan ton lumpur pascabanjir di Kota Bekasi yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu dan di lima zona TPA Sumur Batu saat ini sudah dalam kondisi overload.

Hal ini lantaran bercampurnya sampah dan lumpur yang menggunung, Alimudin selaku Anggota Dewan Dapil 3 yang meliputi Bantargebang, Mustikajaya dan Rawalumbu menilai bahwa hal ini bisa menimbulkan dampak lingkungan, terutama bisa menyebabkan sampah dan lumpur longsor serta hanyut ke Kali Asem hingga ke Kali Jambe yang berada di wilayah Kecamatan Mustikajaya dan sekitarnya. Terkait hal tersebut tentu hal ini bisa menimbulkan banjir.

Bacaan Lainnya

“Ketika tumpukan sampah belum segera dirapihkan apalagi kondisi hujan yang masih mengguyur, hal ini akan berdampak banjir di sekitar wilayah lintasan Kali Asem dan Kali Jambe, seperti di Perumahan BTR 3, Dukuh Zamrud, Graha Harapan, Bumiyagara, Mutiara Gading Timur dan juga Perumahan Dukuh Bima,” beber Alimudin.

“DLH telah mengangkut sejumlah 11.554 ton dengan 785 ritase dari delapan wilayah kecamatan terdampak banjir kemarin dan telah dibuang ke TPA Sumur Batu Kota Bekasi,” ungkapnya.

“Perihal tersebut saya minta agar Dinas Kebersihan Kota Bekasi untuk segera menyelesaikan perapihan lumpur dan sampah yang menumpuk, hal ini agar tidak mengakibatkan hal yang dikahwatirkan,” pungkasnya. (Rdk)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *