FPKSDPRDKOTABEKASI.ID — Upaya menata kawasan sungai menjadi ruang publik yang bersih, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat terus menjadi perhatian berbagai pihak.
Potret penataan kawasan Kalimalang di Kota Bekasi yang kini menghadirkan jalan baru, taman, serta ruang terbuka bagi warga menjadi contoh bahwa saluran air dapat diubah menjadi kawasan yang lebih tertata dan memiliki nilai tambah bagi lingkungan.
Semangat serupa turut diperjuangkan oleh Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, Alimudin, yang mendorong pembangunan turap dan penataan pedestrian di sepanjang Kali Jambe, kawasan Mutiara Gading Timur (MGT), Kecamatan Mustikajaya.
Sebagai anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bekasi III yang meliputi Mustikajaya, Rawalumbu, dan Bantargebang, Alimudin menilai Kali Jambe memiliki potensi besar untuk ditata menjadi kawasan yang lebih representatif. Selain berfungsi sebagai saluran air penting yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bekasi, kawasan tersebut juga dapat dikembangkan menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
Namun demikian, kondisi Kali Jambe saat ini masih memerlukan penanganan serius. Sejumlah titik mengalami kerusakan turap, pencemaran air, keberadaan bangunan liar, serta banyaknya pohon dan ilalang yang tidak terawat sehingga menimbulkan kesan kumuh.
Menurut Alimudin, pembangunan turap menjadi langkah yang sangat mendesak. Selain berfungsi memperkuat tebing sungai agar tidak longsor, turap juga berperan menjaga kelancaran aliran air sehingga dapat membantu mengurangi potensi banjir yang mengancam permukiman warga di sekitarnya.
Di sisi lain, ia juga mendorong agar pembangunan tersebut terintegrasi dengan fasilitas pedestrian yang nyaman dan aman. Jalur pejalan kaki yang tertata akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas, berolahraga, maupun menikmati kawasan sungai tanpa harus bercampur dengan lalu lintas kendaraan.
“Penataan kawasan sungai tidak hanya berorientasi pada pengendalian banjir, tetapi juga harus mampu menghadirkan ruang publik yang memberi manfaat bagi masyarakat. Dengan turap yang kuat dan pedestrian yang nyaman, Kali Jambe dapat menjadi kawasan yang lebih indah, bersih, dan bernilai bagi warga Mustikajaya,” ujar Alimudin.
Ia berharap pembangunan ini berkelanjutan sampai selesai dilakukan Pemerintah Kota Bekasi, serta instansi terkait dapat segera merealisasikan pembangunan tersebut. Dengan penataan yang menyeluruh, Kali Jambe diharapkan mampu bertransformasi dari kawasan yang terkesan kumuh menjadi ruang publik yang aman, nyaman, sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Mustikajaya dan sekitarnya. (Rdk)





