Chairun Nisa Bersama Boemkraf dan Jawara Muda Gembleng Pelaku Usaha Jadi Entrepreneur Sukses

Chairun Nisa
Pelatihan Entrepreneur untuk para ibu di inisiasi oleh Chairun Nisa

FPKSDPRDKOTABEKASI.ID – Aroma margarin dan manisnya adonan memenuhi ruang pelatihan di BBPV (BBPLK) CEVEST Bekasi pada Senin (16/02/2026).

Dua puluh peserta tampak sibuk dengan loyang dan spatula, mengikuti setiap instruksi dalam agenda “Baking Class” yang diinisiasi oleh Jawara Muda Kota Bekasi di bawah naungan Boemkraf.

Bacaan Lainnya

Chairun Nisa mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa. Selain mengasah hard skill, acara ini membawa misi sosial yang kuat dengan menempatkan peserta penerima manfaat danulir sebagai prioritas utama.

Chairun Nisa
Chairun Nisa terus support para ibu untuk maju dan berdikari

Mendorong Kemandirian Ekonomi Melalui Pendampingan

​Ketua Boemkraf Kota Bekasi, Chairun Nisa tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat hadir langsung jalannya pelatihan.

Ia menegaskan bahwa Boemkraf berkomitmen penuh mendukung inisiatif Jawara Muda dalam memberdayakan masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang merintis usaha.

​”Kami ingin memastikan ikhtiar ini tidak berhenti pada bantuan pembiayaan usaha saja, tetapi langsung menyentuh aspek praktis. Boemkraf siap mendampingi teman-teman, baik yang sudah punya usaha maupun yang baru merintis, agar penghasilan keluarga bisa meningkat dan mereka naik kelas menjadi pengusaha,” ujar Chairun Nisa optimis.

​Pelatihan kali ini difokuskan pada tingkat dasar (basic class). Namun, Chairun Nisa membocorkan bahwa ini hanyalah langkah awal dari skema besar yang telah disiapkan.

​”Ke depan, akan ada kelas lanjutan untuk mencetak pengajar bersertifikasi. Harapannya, mereka yang belajar hari ini bisa menularkan ilmu dan kesuksesannya kepada orang lain di masa depan,” tambahnya.

​Sinergi ini juga mendapat apresiasi dari pihak BBPV Kota Bekasi selaku penyedia tempat dan tenaga instruktur.

Yose Rizal menyatakan kekagumannya atas antusiasme para ibu peserta pelatihan, ​”Luar biasa, pelatihan ini sangat potensial membantu ekonomi keluarga karena menu yang diajarkan adalah menu yang paling dicari, terutama menjelang momen lebaran. Ini adalah model bisnis yang berkelanjutan.”.

​Kisah Novi: Dari ‘Waiting List’ Menuju Harapan Baru

​Keajaiban kecil juga mewarnai jalannya acara. Novi, peserta asal Rawa Pasung, menceritakan betapa bersyukurnya ia bisa mengikuti pelatihan. Sebelumnya, ia sempat tertahan di daftar tunggu (waiting list) karena kuota yang membludak.

​”Pagi tadi tiba-tiba ditelepon panitia untuk menggantikan peserta yang berhalangan hadir karena sakit. Saya langsung berangkat,” tutur Novi dengan wajah berbinar. ​

Bagi Novi, kesempatan ini adalah pintu gerbang untuk membantu kesejahteraan keluarganya.

“Terima kasih kepada Ibu Chairun Nisa dan tim. Ilmu ini sangat bermanfaat untuk modal saya menambah penghasilan di rumah,” pungkasnya. [ES]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *