Ketua DPRD Desak Pemkot Bekasi Percepat Kaderisasi Kepala Sekolah

FPKSDPRDKOTABEKASI.ID – Kekosongan puluhan jabatan kepala sekolah definitif di Kota Bekasi menjadi sorotan tajam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk segera mempersiapkan kaderisasi kepala sekolah secara sistematis guna mengatasi krisis kepemimpinan yang berpotensi mengganggu mutu pendidikan.

Bacaan Lainnya

“Pemerintah Kota harus memiliki rencana dan langkah strategis yang jelas untuk kaderisasi kepala sekolah. Jangan sampai puluhan sekolah terlalu lama dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt),” tegas Sardi saat pada Jumat (8/8/2025).

Menurutnya, peran kepala sekolah definitif sangat krusial dalam menjaga stabilitas dan merancang program pendidikan jangka panjang. Kepemimpinan oleh Plt, meskipun penting untuk operasional harian, seringkali terbatas dalam mengambil kebijakan strategis.

Desakan ini sejalan dengan data yang ada di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi. Saat ini, tercatat ada 57 sekolah (SD dan SMP) yang jabatan kepala sekolahnya diisi oleh Plt atau Pelaksana Harian (Plh).
Sementara itu, proses untuk mengisi kekosongan tersebut masih berjalan.

Disdik telah mengirimkan calon kepala sekolah untuk mengikuti Uji Kompetensi (Ukom) yang dilaksanakan di Bandung pada 9 Juli 2025 lalu. Namun, terdapat ketimpangan yang signifikan antara kebutuhan di lapangan dengan proses seleksi yang ada.

“Untuk tahun ini, kuota seleksi calon kepala sekolah yang ikut uji kompetensi hanya untuk 20 orang,” ungkap Pengawas Sekolah Dasar pada Disdik Kota Bekasi, Supyanto.

Artinya, meskipun seluruh peserta uji kompetensi dinyatakan lulus, masih akan ada sisa 37 sekolah yang tetap dipimpin oleh Plt. Pihak Disdik sendiri saat ini masih dalam posisi menunggu pengumuman hasil seleksi tersebut dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Menyikapi hal ini, DPRD mendorong Pemkot Bekasi melalui Disdik untuk tidak hanya menunggu hasil, tetapi juga proaktif menyusun peta jalan kaderisasi jangka panjang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *